Selasa, 19 Januari 2010

Cukuplah DIA

Cukuplah DIA
www.iluvislam.com
Nur Amani*
Editor: lailatulema


Di saat aku memerlukan perlindungan,
Namun tiada siapa yang dapat melindungi,
Dia tempat aku berharap,
Yang nyawaku di dalam tanganNya,
Dia tempat aku meminta belas,
Dia itu Allah,
Dialah pelindungku.

Bila aku bersedih hati,
Tetapi tiada yang sudi mendengar,
Dia mendengarkan semua tuturku,
Walau aku cuma menyusun kata senyap di dalam hati,
Walaupun tak sepatah aku tuturkan,
Dia mendengarkan,
Dialah pendengarku.

Dan aku tidak pernah keseorangan,
Meskipun di saat bersendirian,
Setiap gerak-geri makhluk di dalam perhatianNya,
Tidak mengira tempat dan masa,
Dia takkan pernah terlepas pandang,
Dia lah penemanku di mana saja.

Apabila aku memerlukan semangat,
Tetapi tiada yang ingin menjadi pendorong,
Aku tahu aku ada Dia, cukuplah Dia,
Lalu aku rujuk kalamNya,
Kerana di situ aku temui madah-madah indah,
Pembakar sebuah semangat yang hampir malap.

Bila aku rasa dunia ini tidak membahagiakan,
Aku ingat pada janjiNya,
Sesungguhnya bahagia yang kekal adalah syurga,
Tak akan aku temui bahagia itu di dunia,
Lalu aku redhakan segalanya,
Demi untuk bertemu bahagia yang hakiki di sana

Senin, 18 Januari 2010

teman2 yok.. renungkan baik2

aku temukan ini di sebuah situs...
kmu bisa buka...
http://triy.blog.friendster.com/2008/09/renungan/


Aku…siapakah diri ku…?

Siapakah yang menciptakan aku mulai

dari tangan,kaki,kepala,badan,otak dan

organ-organ tubuhku lainnya…?

Siapakah yang memberiku jiwa

hingga aku bisa merasakan perasaan senang,

sedih, benci, marah..?

Pantaskah aku merasa sombong dengan

tangan, kaki, dan anggota tubuhku yang lain

dengan melakukan kemaksiatan melakukan

hal-hal yang tidak baik…

Pantaskah aku sombong dengan kemarahan ku

kebencianku dan dengan dendam ku,

tanpa bisa memaafkan dan terus-menerus

menyimpan benci, dendam kesumat ingin

membalas….

padahal aku tau…

diriku tiada kesempurnaan…

tiada kekuatan apalagi kekuasaan yang aku mliki….

aku hanya seorang mahluk, aku hanya seorang hamba

sungguh hanya engkaulah Tuhanku…

yang pantas melakukan itu…andai kau mau

menghujamkannya kepadaku, tapi kau maha pengasih..

kau maha penyayang dan maha pengampun…

kau memberi kesempatan kepadaku….

Tuhanku maafkanlah atas kesombongan ku ini…

tiada daya dan kekuatan yang aku miliki karena

semua hanya milikmu dan suatu saat

aku akan kembali padamu….

Yang selalu Ada Dalam Hidup Q-ta

Posted by zafura in Artikelku on 30-04-2009
by: http://mutiarahadis.co.cc/?cat=8

“Aku mencoba untuk tabah menjalani hidupku ini yang penuh dengan penderitaan. Aku tau dan aq mengerti klo bukan hanya aku di dunia ini yang mendapatkan cobaan. Tapi… kenapa segala kesulitan ini datang bertubi-tubi??? Kalau begini caranya aq gak yakin klo aku bisa tetap hidup di detik berikutnya

haahhhhhhhh…….
Kenapa???
Kenapa selalu krikil yang ada di depan mata ku? Bisakah aku menghadapi segalanya? Sepertinya tidak mungkin…
Aku dah g kuat lagi…
Kenapa sich?
Apa aku terlalu lemah? Kalau begitu, kenapa aku lemah? Bagaimana supaya aku bisa menjadi lebih kuat???

Tolong aku…”

Itulah sebuah email yang pernah kukirimkan kepada sahabat-sahabat terbaikku. Entah apa yang aku pikirkan saat itu, lebih tepatnya aku memang sudah tidak dapat berfikir lagi karena semua masalah yang aku hadapi.

Akan tetapi semua itu sudah berlalu karena aku sudah mendapatkan solusi dari masalahku ini . Aku tau kalau aku harus tegar menghadapi semua ini karena bukan hanya aku saja yang diuji.

Bukankah kita harus percaya atas ketentuan (qadha’)dan takdir (qadar) dan bukankah Allah tidak pernah memberikan takdir buruk pada kita. Kita harus terus berusaha untuk bisa belajar dari semua permasalahan kita. Yach… aku yakin semua yang aku hadapi ini akan membuat ku lebih dan lebih kuat lagi.

Masalah adalah bumbu kehidupan. Seperti masakan saja, jika tak ada bumbunya pasti tidak enak. Semoga yang kita semua alami bisa menjadi pelajaran. Keep Possitive Thinking dalam menghadapi apapun.

“saya meminta kekuatan… Allah berikan saya ujian untuk menjadikan saya kuat. saya meminta rezeki Allah berikan saya akal dan otot untuk mendapatkanna. saya meminta keberanian, Allah berikan saya cobaan untuk hadapi. saya meminta kelembutan hati dan kesabaran, Allah berikan saya airmata untuk meredam rasa amarah dan rasa duka di hati saya. saya meminta ampunan, Allah beri saya kesempatan dan hikmah untuk memperbaiki kesalahan. saya meminta kasih dan sayang, ternyata tanpa saya pinta Alah telah berikan kepada setiap hambanya tanpa syarat. Mungkin Allah tak memberi apa yang kita harapkan, tapi Allah pasti memberi apa yang qita butuhkan” from my best friend to me when i wa